Komunitas Belajar Smanam Gelar Pengisian dan Pengelolaan E-Kinerja PPM dan E-KIN BKN

Kebijakan baru pengelolaan kinerja pegawai membuat banyak Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk guru merasa pusing. Bahkan, pengisian pengelolaan kinerja melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang saat ini sedang ramai diperbincangkan, diepruntukkan bukan hanya bagi guru dengan status ASN, melainkan juga untuk guru Non-ASN. Akan tetapi, bagi guru Non-ASN, pengelolaan kinerja pada PMM sifatnya hanya disarankan, tidak diwajibkan.

Fitur Pengelolaan Kinerja di PMM tersebut dikatakan akan terintegrasi dengan E-Kinerja yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sehingga, guru-guru cukup mengisinya di PMM tanpa harus mengisi di E-Kin BKN. Penilaian kinerja tersebut nantinya akan dikonversi menjadi Angka Kredit yang menjadi syarat kenaikan pangkat PNS dan pertimbangan perpanjangan kontrak PPPK.

Akan tetapi beberapa daerah membuat kebijakan agar semua guru ASN juga mengisi E-Kin BKN. Hal ini digunakan sebagai bahan penyusunan kebijakan teknis yang dibutuhkan oleh daerah. Salah satu daerah yang menerapkan kebijakan tersebut adalah Provinsi Banten yang menaungi guru-guru pada jenjang SMA, SMK, dan SKh.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, SMA Negeri 6 Kota Serang melalui Komunitas Belajar Smanam menggelar kegiatan bersama dalam mengisi pengelolaan kinerja di PMM dan E-Kin BKN sekaligus. Pengelolaan kinerja di PMM difasilitasi oleh Sonny Rohimat yang aktif sebagai praktisi PMM sejak tahun 2022, sedangkan pengelolaan kinerja di E-Kin BKN difasilitasi oleh Judi Muatallah yang juga merupakan Ketua Komunitas Belajar Smanam.

“Kegiatan tersebut terkait dengan tugas pokok dan kinerja guru berbasis data sehingga perencanaan kinerja yang dibuat dapat memudahkan guru dalam melaksanakan tugas pokok dan dapat mengembangkan kompetensi guru,” kata Suparman, Plt. Kepala SMA Negeri 6 Kota Serang.

Dalam pemaparannya, Judi Muatallah menyampaikan bahwa dengan input E-Kinerja di PMM dan yang akan terintegrasi ke E-Kinerja BKN, guru dapat merencanakan praktik pembelajaran sesuai dengan rekomendasi hasil rapor pendidikan SMAN 6 Kota Serang. Selain itu juga guru dapat merencanakan pengembangan kompetensi pada dirinya guna secara optimal dapat melayani siswa sesuai dengan kebutuhan belajarnya.

Dalam mengikuti kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat (19/01) tersebut, guru-guru yang menjadi peserta tampak antusias. Selama kegiatan yang berlangsung di aula SMAN 6 Kota Serang tersebut terjadi diskusi yang sangat hidup. Diskusi sangat mengalir karena kegiatan tersebut dilakukan sambil praktik langsung pengisian Rencana Hasil Kerja (RHK) masing-masing guru. Dalam kegiatan tersebut juga disepakati beberapa kegiatan yang dapat memfasilitasi para guru dalam memenuhi bukti dukung RHK.

Penyelenggaraan kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari para guru yang hadir sebagai peserta. Hal ini karena kegiatan tersebut sangat membantu mereka dalam melakukan pengelolaan kinerja.

“Pengisian PMM dan E-Kin ini sangat membantu para guru, terutama saya sendiri,” ujar Sayono, salah seorang guru SMAN 6 Kota Serang. Sayono juga berharap adanya tindak lanjut oleh komunitas, terutama masalah praktik baik agar para guru yang punya praktik baik bisa ditularkan kepada yang lain.

“Saya mengapresiasi kegiatan pengisian kinerja ini, narasumbernya profesional sehingga mudah dimengerti dan mudah dipahami,” tambah peserta lain, Lilis Muhlishah. Menurut Lilis, selama ini sosialisasi pengelolaan kinerja masih kurang optimal karena kebanyak dilakukan secara daring atau virtual, sehingga masih banyak guru-guru yang belum mengerti.

Harapan serupa disampaikan oleh peserta lainnya, Daniel Rumahorbo. Ia menyampaikan bahwa sebelumnya ia masih ragu mengisi kinerja di PMM karena berita yang simpang siur di media sosial. Setelah mengikuti seminar tersebut, ternyata tidak sesulit yang ia bayangkan.

“Penjelasan yang disampaikan oleh narasumber sangat mudah dan jelas dipahami, apalagi disertai dengan bimbingan dan praktik langsung mengisi kinerja di PMM. Pengisian di aplikasi tersebut juga mudah dan tidak memakan banyak waktu,” kata Daniel.

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال