📈 SAHAM
BBCA 9.125 ▲ 1,10%
BBRI 4.120 ▲ 0,85%
BMRI 5.875 ▲ 1,03%
TLKM 2.850 ▼ 0,35%
ASII 4.760 ▲ 0,42%
GOTO 72 ▲ 2,86%
ANTM 3.250 ▼ 0,61%
BBNI 5.100 ▲ 0,59%
ICBP 11.450 ▲ 0,22%
UNVR 1.845 ▼ 0,80%
BBCA 9.125 ▲ 1,10%
BBRI 4.120 ▲ 0,85%
BMRI 5.875 ▲ 1,03%
TLKM 2.850 ▼ 0,35%
Berita Terkini Update otomatis setiap 10 menit
Memuat berita terbaru...

Bahas APBD 2027 Kayong Utara, Bupati Romi Wijaya Tekankan Target Pendapatan Harus Realistis

Dok: Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kayong Utara di Sukadana

Kayong Utara, Chansmedia.net-

Rancangan APBD Kabupaten Kayong Utara Tahun Anggaran 2027 mulai memasuki tahap pembahasan dengan tantangan utama memastikan setiap rencana belanja memiliki dukungan pendapatan daerah yang realistis.
‎
‎Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menegaskan bahwa penyusunan APBD tidak boleh hanya berorientasi pada besarnya anggaran belanja. Kemampuan pemerintah daerah dalam merealisasikan target pendapatan menjadi salah satu faktor penting agar program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
‎
‎Hal itu disampaikan Romi saat menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kayong Utara di Sukadana, Selasa (6/10/2026).
‎
‎Menurut Romi, pemerintah daerah bersama DPRD perlu memiliki komitmen yang sama dalam menjaga keseimbangan antara sisi pendapatan dan belanja. Target pendapatan yang ditetapkan dalam APBD harus dapat dipertanggungjawabkan sekaligus memiliki peluang untuk direalisasikan.
‎
‎“Kita tidak hanya perlu bersepakat tentang bagaimana anggaran akan dibelanjakan, tetapi juga harus memiliki komitmen yang sama tentang bagaimana pendapatan daerah yang membiayai belanja tersebut dapat benar-benar kita wujudkan,” tegasnya.
‎
‎Romi berharap seluruh target pendapatan daerah pada 2027 tidak hanya tercapai, tetapi juga mampu melampaui target. Dengan demikian, berbagai agenda pembangunan yang telah disusun dapat dilaksanakan secara optimal dan tidak terhambat persoalan kemampuan fiskal.
‎
‎Ia menilai angka-angka dalam APBD tidak semestinya dipandang sekadar sebagai nominal dalam dokumen keuangan. Di balik angka tersebut terdapat target penerimaan daerah, rencana pembangunan, pelayanan publik, serta kepentingan masyarakat Kayong Utara.
‎
‎Karena itu, kualitas APBD 2027 menurutnya harus dilihat dari tiga aspek utama, yakni seberapa realistis target pendapatan ditetapkan, seberapa efektif anggaran dibelanjakan, dan seberapa besar dampaknya dirasakan masyarakat.
‎
‎“Keberhasilan APBD Tahun Anggaran 2027 tidak hanya diukur dari seberapa besar anggaran yang kita tetapkan, tetapi juga dari seberapa realistis pendapatan dapat direalisasikan, seberapa berkualitas belanja dilaksanakan, dan seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” katanya.
‎
‎Bupati menambahkan, penyusunan APBD harus diarahkan untuk menghasilkan kebijakan anggaran yang kredibel, tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
‎
‎“Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan APBD yang semakin berkualitas, kredibel, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Kayong Utara,” tambahnya.
‎
‎Pembahasan APBD 2027 selanjutnya menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk memastikan setiap kebijakan anggaran benar-benar memiliki dasar perencanaan yang kuat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
‎
‎Dengan demikian, keberhasilan APBD tidak berhenti pada pengesahan dokumen anggaran, tetapi akan sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah daerah mengubah rencana fiskal tersebut menjadi program pembangunan yang efektif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

‎
‎Sumber: Prokopim

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال