Emak-Emak Gerebek Lapak Judi Tembak Ikan Kabupaten Deliserdang.

 


CHANSMEDIA-

Sebuah tempat perjudian dibubarkan emak-emak pengajian di Dusun I Pasar Umum, Desa Tandam Hilir Satu, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Ras terkuat di bumi itu menggerebek lapak judi tembak ikan.
Aksi emak-emak ini dipicu merajalelanya judi tembak ikan yang membuat mereka geram


Aksi emak-emak menggerebek lapak judi tersebut pun viral di media sosial lewat video berdurasi 2 menit 38 detik. Kapol



Kapolres Binjai, AKBP Rio Alexander Panelewen mengakui, bahwa emak-emak lebih cepat bergerak ketimbang anak buahnya.

Selama ini, lapak  judi  tembak ikan yang digeruduk warga itu bebas beroperasi tanpa mendapat tindakan apapun dari aparat penegak hukum.

"Saya berterimakasih banyak telah membantu kami. Jujur, sebenarnya sebagai Kapolres, saya malu,” katanya saat bertemu emak-emak di Dusun I Pasar Umum, Minggu (13/8/2023), dikutip dari Tribunnews.com.

“Saya sebagai aparat keamanan, masyarakat lebih cepat bertindak," ujar Rio.

Kapolres Binjai itu berjanji dia akan memberantas  judi di wilayah kerjanya.



Meski Desa Tandam Hilir Satu masuk dalam administrasi pemerintahan Kabupaten Deliserdang, tapi secara hukum, wilayah tersebut masuk wilayah hukum Polres Binjai.

"Mumpung saya Kapolres baru, baru satu bulan. Saya minta dukungan masyarakat memberantas  judi,”

“Siapa tahu masyarakat yang ada di sini menjadi tolak ukur, jadi momentum awal kita melangkah berantas judi di Kota Binjai," kata Rio.

AKBP Rio Alexander Panelewen berjanji akan menindak lapak  judi  tembak ikan yang masih beroperasi di wilayahnya.

"Saya sudah dengar dari masyarakat keberadaan lokasi tempat  judi itu. Tentunya kita akan tindak lanjut ke depan, agar tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini," ujar Rio.



Rio pun membenarkan, jika memang emak-emak itu mendatangi lokasi  judi dan langsung membubarkannya.

"Ada dua titik yang didatangi masyarakat, yang digrebek cuma satu titik," tutup Rio.

Dalam video yang beredar, emak-emak dan beberapa orang pemuda masuk secara paksa ke lapak  judi  tembak ikan melalui pintu belakang.



Usai masuk ke lapak  judi  tembak ikan tersebut, ada sejumlah pemain yang bermain  judi tersebut.

Para pemain  judi  tembak ikan itu panik dan berhamburan melarikan diri.

Lalu, tak perlu waktu lama para emak-emak dan sejumlah pemuda langsung menghancurkan sejumlah mesin judi.

Beberapa pemuda juga terlihat mengangkat sebuah besi dan memukulkannya ke mesin  judi  tembak ikan tersebut.

Tak cukup di satu lokasi, para emak-emak dan pemuda tersebut juga meng gerebek tempat  judi  tembak ikan lainnya.



Namun sayang, peng gerebekan di lokasi berikutnya tampak sudah bocor sehingga akses untuk masuk ke lokasi tersebut menemui jalan buntu.



Namun sayang, peng gerebekan di lokasi berikutnya tampak sudah bocor sehingga akses untuk masuk ke lokasi tersebut menemui jalan buntu.



Masni menuturkan, emak-emak tentu resah dengan beroperasinya lapak  judi  tembak ikan tersebut.

Menurutnya, generasi muda bisa rusak karena aksi perjudian itu. "Resah kali kami sebagai mamak-mamak," ujarnya.

Tak hanya itu, kata Masni, selama ini ibu-ibu perwiritan sering diintai dari kejauhan oleh orang suruhan mafia  judi.



Sehingga, lanjut Masni, aksi peng gerebekan lapak  judi kerap kali bocor.

"Selama ini bocor-bocor aja pak ( Kapolres). Kami masih baca doa, udah ada orang di bawah pohon yang nungguin atau memperhatikan kami emak-emak perwiritan ini, ngasih info. Agar kalau kami bergerak, lokasi  judi ditutup," ujar Masni.

Ia mengatakan, ada beberapa tempat per judian yang sebenarnya sudah lama buka tapi tidak pernah ditindak.

Untuk lapak  judi yang mereka geruduk, memang belum lama beroperasi.



"Yang lokasi kami datangi ini baru buka, baru ada beberapa bulan lah. Tapi ada lokasi  judi yang dekat sekitaran situ juga, sudah bertahun-tahun buka," kata Masni. (*)



Sumber: TRIBUN

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال