"Sekali pengisian, Omoda 5 EV bisa menempuh jarak hingga 450 kilometer, dengan kondisi baterai penuh," ujar Zheng, dalam sambutannya, Kamis (11/8/2023).
Zheng menambahkan, Omoda 5 EV juga sangat irit. Efisien penggunaan dayanya diklaim hanya menghabiskan 15 kWH untuk menempuh jarak 100 kilometer. Dari sisi eksterior, tampilannya tidak jauh berbeda dengan Omoda 5 yang dibekali mesin konvensional. Bagian lampu depan sudah LED, dan di atasnya juga terdapat LED Daytime Running Light. Tampilannya juga terkesan kekar dengan penggunaan roda berdiameter 18 inci.
Selain itu, atapnya juga sudah dilengkapi dengan sunroof. Lalu, di atas kaca belakang disematkan spoiler yang terintegrasi dengan high mount stop lamp.
"Di bagian dalam, Omoda 5 EV sudah dibekali dengan layar melengkung berukuran 24,6 inci. Kemudian, terdapat juga 64 ambient light," kata Zheng. Zheng menambahkan, crossover listrik ini juga sudah dilengkapi dengan fitur Intelligent Voice Assistant dan Driver Monitor System.
Lalu, hadir pula fitur Vehicle to Load (V2L), yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik untuk perangkat elektronik rumahan, seperti TV, kipas angin, mengecas ponsel dan laptop, dan lainnya. Zheng mengatakan, kepintaran teknologi yang dimiliki Omoda 5 EV berkat disematkannya chip Qualcomm 8155. Tentunya, mobil listrik ini telah dilengkapi beragam fitur keselamatan aktif dari teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dimilikinya.
Soal keamanan, Omoda 5 EV juga mendapatkan hasil yang baik untuk tes tabrak dengan meraih bintang lima Australasian New Car Assessment Program (ANCAP). Namun, Omoda 5 EV baru akan dipasarkan tahun depan. Rencananya, Chery baru akan memulai perakitannya secara lokal pada Januari 2024.
Sumber: KOMPAS



