Chansmedia.onlen Aceh Tenggara 23-11-2023 Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara pada hari Senin malam yang lalu, di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Bambel, Kecamatan Bukit Tusam, Kecamatan Lawe Sigalagala,kecamatan Lawe sumur mengakibatkan kerusakan Rumah penduduk, peralatan rumah-tangga, jalan berlumpur, jalan digenangi air, fasilitas umum terganggu, kabel telepon jatuh, kayu-kayu yang dibawa banjir,
Pantauan awak media Chansmedia di lapangan, pada hari Rabu dan Kamis, bahwa desa-desa yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Bambel, adalah desa Kuning II, pinding, Kuning 1, dan Cinta Damai. Sedangkan Kute yang kena banjir bandang di Kecamatan Bukit Tusam ialah, desa Pejuang, desa Kerukunan, desa Rema, desa Sebudi Jaya, desa Empat Lima, desa Rikit Bur 1, desa Rikit Bur 2, desa Darusssalam, dan desa Lawe Dua.desa kute buluh,desa darul imami,desa kute lingge
Di Kecamatan Lawe sigala gala, ada dua desa yang mengalami musibah banjir, yaitu desa Lawe tua gabungan , dan desa Darul Aman. Menurut Kalaksa BPBD Aceh Tenggara, Nazmi Desky, S.KM. M AP, lewat Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Dody, S.T. bahwa data sementara, Rumah warga yang rusak diterjang banjir bandang, di Kecamatan Bambel yaitu rusak berat 10 unit, rusak sedang 101 unit, rusak ringan 652 unit. Sedangkan di Kecamatan Bukit Tusam, Rumah penduduk yang rusak berat adalah 38 unit, rusak sedang 49 unit, dan rusak ringan 327 unit.
Di Kecamatan Lawe Sigalagala, Rumah masyarakat yang rusak berat adalah 6 unit, Rusak sedang 4 unit, rusak ringan 12 unit. Adapun Rumah warga yang rusak di desa Lawe Tua Persatuan Kecamatan Lawe Sigalagala, menurut data Babinsa ialah, Rumah Sarma br.Siahaan (45 thn), pekerjaan tani, Sudin Simanjuntak (55 thn) pekerjaan tani, Sarjono Siahaan (48 thn) pekerjaan dagang, Tarhab br.Simanjuntak (82 thn), Juliston Panjaitan (48 thn) pekerjaan tani, Pantas Siagian(alm), dan Pertashop Namora Tani Perkasa.
Sementara hasil konfirmasi Juruwarta ini, kepada masyarakat Lawe Tua Persatuan, bahwa kejadian banjir bandang yang terjadi di kute tersebut, datang pada pukul 23. 35 Wib, yang menimbulkan suara dentuman, yang mengakibatkan warga panik dan lari menyelamatkan diri ke tempat yang aman, yaitu Gereja HKI Lawe Tua. Monitoring Awak media ini, di desa Lawe Tua Persatuan, jalan Kutacane-Medan, tersumbat dan terputus, akibat banjir membawa lumpur, batu-batu, dan Kayu-kayu bekas dan Kayu gelondongan, sehingga tak satu pun Mobil yang bisa melewatinya sejak pagi. Baru mendekati pukul 17.00 Wib, baru jalan bisa dibersihkan dan dilalui Mobil-mobil. Adapun Mobil-mobil yang terpaksa nongkrong, karena banjir bandang, mulai pagi hingga sore, adalah Mobil barang dan Mobil tanki, baik tujuan Kutacane maupun Blangkejeren. Demikian dilaporkan dari Aceh Tenggara.


