CHANS MEDIA, Purwakarta - Sore menjelang malam hari, Minggu (31/12/2023), kecamatan Bojong di Kabupaten Purwakarta menjadi saksi peristiwa dramatis akibat hujan deras dan angin kencang yang menerjang wilayah tersebut. Lebih dari seratus rumah warga terhimpit akibat ratusan pohon tumbang yang merobohkan sebagian besar daerah itu.
Kondisi darurat tersebut mengundang respons cepat dari Kapolsek Bojong, Ipda Budiman, bersama DAnramil Darangdan Kapten I Komang Sutrisna, anggota kepolisian dan Kasi Trantib Kecamatan Bojong, Komarudin, segera meluncur ke lokasi kejadian. Upaya mereka adalah untuk memastikan keselamatan warga dan mengevaluasi kerusakan yang diakibatkan oleh bencana alam ini.
Malam pergantian tahun 2024 menjadi saat yang menegangkan bagi masyarakat Bojong, dengan total rumah yang terkena dampak mencapai angka yang mengkhawatirkan, yakni sekitar 125 rumah. Warga setempat menghadapi situasi sulit di tengah-tengah perayaan tahun baru, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat pohon tumbang.
Kapolsek Bojong, Ipda Budiman, menyampaikan bahwa penanganan darurat dilakukan sesuai arahan Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain. Langkah-langkah konkret diambil untuk memastikan keamanan warga, termasuk evakuasi yang dikoordinasikan oleh aparat keamanan setempat.
Pengecekan dilakukan pada setiap titik kejadian pohon tumbang, dengan harapan dapat memberikan bantuan secepat mungkin kepada korban dan memulihkan kondisi daerah yang terdampak. Masyarakat Bojong pun diimbau untuk tetap tenang dan berkoordinasi dengan petugas yang terlibat dalam penanganan darurat ini.
"Kepedulian dan kecepatan respons aparat keamanan, termasuk Kapolsek Bojong dan timnya, diharapkan dapat membantu memulihkan kehidupan masyarakat Bojong pasca-bencana ini. Pemulihan wilayah yang terdampak akan menjadi fokus utama, sementara warga bersatu untuk mengatasi dampak tragedi ini di awal tahun 2024." Ujar Ipda Budiman. (01/01)



