Awas Penipuan!!! Pembagian Nomor Antrian Pengambilan Beras Bantuan Di Kantor Pos Jalan Merdeka, Bukan Panitia

 


Chansmedia.online.

Palembang- Warga harus berhati hati saat pengambilan pembagian beras 10 kg dari Badan Pangan Nasional (BPN) di kantor Pos Jalan Merdeka Kota Palembang Provinsi Sumsel, nomor antrian tersebut palsu dan yang membagikannya juga bukan petugas kantor Pos atau panitia.


Banyak warga yang kecewa, mereka telah antrian dari pagi hari tapi harus pulang dengan tangan hampa. Pasalnya nomor antrian yang mereka pegang telah terlewatkan dari pemanggilan panitia.


Panitia bagian pemanggilan tersebut tidak ada rasa iba dengan masyarakat yang datang membludak memenuhi depan dan belakang kantor pos jalan Merdeka, nomor antrian yang sudah terlewatkan bukannya dicarikan solusi tapi malah disuruh pulang.


Kalau memang panitia kewalahan dengan masyarakat yang membludak tersebut, semestinya pemerintah kembalikan saja seperti biasa melalui kantor lurah masing masing.


Berdasarkan info yang didapat awak media ini mengatakan, sangat merasa kecewa dengan pelayanan panitia yang ada di kantor Pos Jalan Merdeka Kota Palembang tersebut.


"Banyak warga yang kecewa dengan panitia pembagian beras dikantor Pos Jalan Merdeka, panitianya sepertinya kurang bersahabat dengan masyarakat yang mendapat beras bantuan dari pemerintah melalui Badan Pangan Nasional," kata FN, minggu (04/02/2024).


Selain itu Diajuga menerangkan, kenapa Oknum pembagian nomor antrian tersebut lebih dari satu orang dan kalau memang Oknum tersebut bukan panitia kenapa tidak diberi teguran dari pihak kantor pos.


"Kalau Oknum yang membagikan nomor antrian tersebut bukan dari pihak kantor pos, kenapa tidak ditindak atau diberikan teguran, karna itu hanya membuat perselisihan antara warga dengan panitia pemanggilan nomor antrian," ucapnya.


Masyarakat banyak yang kecewa terangnya, dengan petugas pemanggilan nomor antrian yang  bernama Titin. Bukannya mencari solusi untuk masyarakat yang nomor antrian terlewatkan, tapi malah menyuruhnya pulang.


"Nomor antrian ini sudah lewat, nunggu sesen berikutnya atau silahkan pulang dulu ke rumah, kami hanya melayani yang belum terlewatkan," ujarnya menirukan kata kata Titin kepadanya.


Menurutnya, kenapa menset yang telah bagus dan tertib dirobah lagi. Baguslah cara yang sudah sudah, masyarakat kurang mampu yang mendapat bantuan beras dari pemerintah itu, pengambilannya melalui kantor lurah masing masing.


"Baguslah masyarakat pengambilan beras bantuan ini melalui kantor lurahnya masing masing, jadi tidak membludak dan himpit himpitan seperti itu," tukasnya.


Sementara itu Dw ibu rumah tangga juga merasa kecewa dengan panitia yang ada dikantor Pos tersebut, sudah menunggu antrian dari pagi sampai lewat tengah hari disuruh pulang oleh panitia dengan tangan hampa.


"Saya sudah antri dari pagi, saya di suruh pulang buat surat pengganti, dengan alasan karna nama yang tertera di surat penerima bantuan ini nama ibu saya, ibu saya tidak bisa hadir karna sudah tua dan sedang sakit, terpaksa saya pulang dengan tangan hampa dan besoknya datang lagi dengan membawa surat pengganti dari Kelurahan," pungkasnya.  (Mdn)

Baca Juga Brow

Sumatera Selatan

Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan.

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال