Di Brezze Waterpark, Jum'at (9/2/2024)
Ketua Simpul Amin Kalsel, H Martinus menyampaikan doa bersama dan Sholat hajat ini dihadiri kurang lebih 1000 relawan dan simpatisan Amin di Kalimantan Selatan.
Acara ini dihadiri oleh Habib Idrus Bin Abdurahman Alkaf yang memimpin sholat dan doa munajat untuk amin diselenggarakan dengan khidmat dan penuh kekhusyukan
Jamaah yang hadir adalah simpatisan dan simpul relawan dari wilayah Kota Banjarmasin dan Banjarbaru sekitarnya memadati acara Munajat untuk Negeri
Kegiatan berupa maulidan, salat magrib berjamaah diteruskan salat hajat, tausiyah, salat isya, dan diakhiri dengan doa bersama untuk pemilu 14 Februari berjalan lancar dan kemenangan bagi pasangan AMIN.
selain gerakan darat berupa sosialisasi kepada masyarakat hingga pelosok daerah juga usaha membuka pintu langit melalui doa bersama yang disebut Gerakan Munajat untuk Negeri. Gerakan ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir di 13 Kabupaten/kota.
Kegiatan munajat ini memiliki tujuan utama untuk mendoakan kelancaran dan kedamaian Pemilu Pilpres yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 mendatang. Doa juga diarahkan agar pemilu berjalan dengan lancar tanpa adanya konflik antarwarga dan mendukung semangat persatuan.
"Kami mempunyai hasil survei internal dan fakta di lapangan bahwa antusias masyarakat memilih AMIN. Dan ini tanpa rekayasa, murni kesadaran masyarakat bukan massa bayaran," katanya
Bukan hanya di Kalsel saja masyarakat yang mendukung gerakan perubahan ini juga terjadi di hampir semua daerah seluruh Indonesia
"Pilpres satu putaran untuk kemenangan pasangan 01 adalah sebuah keharusan. Yang dapat merubah itu adalah adanya rekayasa hasil pemilu, politik uang dan praktek kecurangan lainnya," ucapnya Martinus.
Di harapkan para penyelenggara pilpres dan pileg, jangan ada niat untuk melakukan kecurangan dan menghimbau kepada pemilih untuk suara 01 AMIN tolong dijaga di TPSnya masing-masing
H. Martinus dan Relawan AMIN sudah keliling ke 13 Kabupaten/kota, perkirakan suara Amin di Kalsel mencapai 90 persen.
Daerah yang rawan ada di daerah Martapura perkirakan 75 persen, Kandangan 80 persen, Barabai, Amuntai, Tanjung 85 persen.
H. martinus meminta kepada semua pihak, baik penyelenggara pemilu, aparat dan lainnya untuk dapat menjaga profesionalisme dan netralitas agar pemilu benar-benar menghasilkan pemimpin yang legitimate, mendapat dukungan masyarakat serta mencerminkan demokrasi yang baik.
#Perubahan demi indonesia lebih baik Amin
Cansmediabjm Dona





