Chanamedia.online Pasaman Ribuan masyarakat dari berbagai daerah penuhi pemandian Bendungan Sontang,Nagari Sontang Cubadak Kecamatan Padang gelugur,Kabupaten Pasaman,Minggu.14/04/2024
Memanfaatkan Hari Lebaran Hari raya idul fitri tahun, 2024.Objek wisata pemandian Bendungan Sontang sering menjadi tujuan wisata pada hari-hari libur, apalagi Hari Raya idul fitri
Salah seorang pengunjung, Warman by Runcing membawa keluarga untuk menikmati hari libur bersama keluarga di hari Raya idul fitri.
Ia mengatakan, pada Lebaran kali ini, dirinya mengajak anak berserta istri untuk menghilangkan kebosanan,
Ia mengaku tertarik mengunjungi wisata pemandian karena wisata pemandian hanya cukup membayar biaya parkir saja. Sementara untuk menikmati sensasi mandi, ia tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan, karena hanya mengandalkan aliran sungai.
Kecuali kalau ingin menyewa pelampung dan biaya konsumsi pribadi. “Selain dekat dengan dengan lokasi rumah, wisata pemandian ini juga hanya bermodalkan biaya parkir saja,” ujarnya.
Ia berharap, di awal tahun ini, masyarakat lebih mengandalkan wisata-wisata yang dekat dengan lokasi rumah, atau wisata di sekitar Kabupaten Pasaman agar bisa membantu mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.
“Untuk apa liburan jauh-jauh kalau lokasi wisata ada di daerah kita. Lebih baik kita bantu menghidupkan kembali wisata-wisata yang ada di Pasaman dan bersama-sama mengunjunginya,” pungkasnya.
Pengunjung lain, Anjasri mengungkapkan, lokasi wisata pemandian sangat terjangkau, sehingga bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.
“Biaya parkir hanya Rp,5000 ribu, sudah bisa membawa anak untuk menghilangkan kebosanan di sela-sela aktivitas sehari-hari. Kemudian, biaya makanan di sekitar lokasi wisata juga tergolong cukup murah,” ujarnya.
Ia berharap, untuk lokasi-lokasi wisata yang ada di Kabupaten Pasaman dapat dikelola dengan baik, agar masyarakat dapat beralih menikmati wisata lokal yang selama ini, masyarakat hanya mencoba menikmati liburannya di luar-luar daerah.
“Harapan Anjasri , pengelolaan wisata di Kabupaten Pasaman lebih ditingkatkan lagi. Bagaimanapun, masyarakat kita mayoritas bekerja sebagai petani, jadi untuk menikmati liburan seperti ini, baiknya dilakukan di daerah sendiri untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah,” tukasnya.
Sementara itu, seorang pedagang yang berjualan di lokasi wisata pemandian,merasakan manfaat dari liburan hari Raya idul fitri ini. Ia mengaku, omzet penjualannya meningkat seppuluh kali lipat dari hari biasa.
“Alhamdulillah, rezeki awal tahun, biasanya omzet hanya sekitar Rp200 ribu per hari, namun untuk sekarang, Insya Allah lebih dari cukup, sepuluh kali lipat dari hari biasa,” jelasnya.
Ia berharap, pengunjung terus berdatangan ke wisata pemandian, sehingga dapat membantu pedagang-pedagang seperti mereka. “Harapan kami, usaha semakin lancar, pengunjung banyak, bukan hanya hari ini, melainkan untuk hari-hari ke depannya,” tutupnya.
Penulis ( ABDI NOVIRTA )




