Kisah Haru Perjuangan Seorang Ayah di Rao demi khitanan/Sunnah Rosul untuk Anaknya,



Chansmedia.online Pasaman - Sumatera Barat Kamis.16/05/2024 Cinta dan perjuangan seorang Ayah untuk menapkahi anak anaknya yang berjumlah 11 orang kerap tak terlihat mata.Seorang ayah terkadang berusaha mati-matian membahagiakan keluarganya hingga lupa untuk membahagiakan dirinya sendiri. Seperti pria asal Rao satu ini.

Ia rela berjalan kaki dari desa ke desa lain di kabupaten Pasaman  bekerja sebagai pengemis di jalanan demi untuk memberikan makan untuk anak anaknya dan untuk anaknya yang dua orang yang sudah berumur 12 th 13 th yang belum sunat/ khitanan.Kisah haru tersebut diketahui dari kedai kopi di terminal panti warung kopi bang arepa



Dalam video tersebut, bapak yang diketahui bernama SAINUL ANWAR suku Sianturi itu hendak mensunnah rosul/sunat anaknya dua orang yang sudah berumur 13 tahun dan 12 tahun belum di sunat du karna kan keadaan ekonomi yang tidak mencukupi.       

Namun, yang menjadi perhatian, SAINUL merupakan seorang ayah yang cacat tangan kanannya dan matanya rabun yang tidak mampu lagi berkerja seperti kebanyakan orang.  

Sainul Anwar menerangkan secara rinci kehidupannya sehari hari dulu saya adalah seorang kuli di perkebunan sawit di kampung saya di Rao sejak dia menikah dengan seorang wanita asal Rao dan kami mempunyai anak sebanyak 11 orang tiga perempuan lapan laki laki katanya malang nasib ku katanya di waktu memanen sawit di Rao tangan saya terkena duri sawit sehingga inpeksi dan harus di amputasi.         

SAINUL menceritakan bahwa anaknya ada sebelas orang tiga perempuan lapan laki laki dan tempat tinggal sekarang di Jorong Sungai Raya Nagari Padang Matinggi Kecamatan Roa Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. 

Sainul menjelaskan kepada Arepa kemana saya harus minta tolong semua orang menjauhi saya karna miskin tak punya apa apa rumah saya pun nyewa rumah orang ukuran 4x2,5 meter persegi katanya dan sudah sepuluh bulan belum saya bayarkan sewanya ungkapnya untuk makan saja saya dan anak anak saya terancam dan untuk sekolah anak anak saya sebagian tidak ada yang sekolah di karnakan saya tidak mampu beli seregam sekolah jelasnya                  

Yang paling saya harapkan saat ini gimana caranya agar anak saya yang sudah berumur itu belum di sunat katanya.

Sainul mengharapkan ada dermawan yang mau membantunya untuk menyunatkan anaknya             Sampai berita ini terbit belum ada relawan yang dermawan yang mau membantunya 

Mudah mudahan dengan dengan izin Allah swt dan pemberitaan ini ada kiranya dermawan yang mau menolong bpk Sainul.  

BERAMBUNG...?

Penulis (Abdi)

Baca Juga Brow

chansmedia.online

Berita terpercaya tajam aktual

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال