Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono x menegaskan semua keluarga perlu membangun komunikasi dengan hati

Yogyakarta-- Chansmedia.net Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI berencana untuk menggelar puncak peringatan Hari Keluarga Nasional yang jatuh pada 29 Juni 2026. Dalam pertemuan bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan semua keluarga perlu membangun komunikasi dengan hati.

“Kita memang ingin membangun keluarga dengan lebih baik. Dan yang dimaksud ‘hati’ itu adalah kesadaran. Memang harus ada di hati kecil seluruh anggota keluarga untuk tetap saling komunikasi. Kita tidak bisa hanya bicara logika,” ungkap Sri Sultan usai pertemuan pada Jumat (19/06) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Menurut Sri Sultan, dengan kebebasan yang dimiliki masyarakat dan kemajuan teknologi saat ini, ruang kebersamaan keluarga harusnya tidak menghilang. Dengan mengandalkan hati, selain logika, sudah seharusnya tidak ada peristiwa makan bersama keluarga yang diisi dengan saling diam karena setiap anggota keluarga sibuk dengan gawainya masing-masing.

“Kalau di rumah, makan bersama, ning meneng kabeh, dolanan (handphone) kabeh, itu kan memberikan ruang yang tidak nyaman, guyubnya keluarga itu sendiri hilang. Makanya pakai ‘hati’ juga penting. Kita juga tidak pernah mengatakan mbok dipikirke, tapi mbok pun penggalih. Penggalih itu di sini (menunjuk dada), bukan di sini (menunjuk dahi),” kata Sri Sultan.
Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji mengatakan, kedatangannya kali ini dalam rangka meminta izin dan memohon masukan terhadap kegiatan puncak peringatan Hari Keluarga Nasional 2026. Karena rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan di Yogyakarta pada 29 Juni 2026 mendatang.

“Kebetulan acaranya juga bertepatan dengan hari peringatannya dan rencananya akan kami pusatkan di Yogyakarta. Dan upacara peringatannya nanti rencana akan diadakan di Benteng Vredeburg. Karena itu, kami datang mohon izin kepada Ngarsa Dalem untuk minta arahan sekaligus untuk koordinasi bersama beliau,” paparnya.
Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال