Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono x hadir Acra pelepasan peserta Marathon

Yogyakarta--  Chansmedia.net Ketika bendera start berkibar di pelataran Candi Prambanan, Minggu (21/6), yang dimulai bukan sekadar perlombaan lari. Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 menghadirkan 10.200 pelari dari 17 negara dalam sebuah perhelatan yang menyatukan olahraga, budaya, pariwisata, dan ekonomi rakyat, sekaligus mengukuhkan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia.
 
Sejak pukul 04.00 WIB, kawasan Candi Prambanan telah dipadati para peserta yang antusias melakukan pemanasan. Suasana semakin semarak dengan hadirnya pawai bregada prajurit keraton yang membuka rangkaian acara dan menghadirkan sentuhan budaya khas Yogyakarta di tengah atmosfer kompetisi internasional.
 
Kategori Marathon (42,195 kilometer) menjadi yang pertama diberangkatkan pada pukul 04.45 WIB oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan dan jajaran direksi Bank Mandiri. Selanjutnya, peserta Half Marathon dilepas pukul 05.15 WIB oleh jajaran komisaris Bank Mandiri. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X turut melakukan flag off peserta kategori 10K dan 5K Fun Run yang berlangsung pada pukul 06.00 WIB hingga 06.20 WIB.

Kehadiran Sri Sultan dalam pelepasan peserta menjadi simbol kuat dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY terhadap pengembangan olahraga sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah. Bagi DIY, marathon tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan kekayaan budaya, memperkuat sektor pariwisata, dan menciptakan nilai ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hal senada disampaikan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan. Ia mengungkapkan MJM dirancang tidak hanya untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi para pelari, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi.
 
"Kami ingin memastikan manfaat acara ini dirasakan masyarakat setempat. Tidak hanya pelarinya yang mendapatkan pengalaman terbaik, tetapi juga UMKM, desa-desa sekitar, dan perekonomian lokal yang ikut tumbuh bersama," katanya.
Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال