Kegiatan yang digelar Polsek Belakang Padang bersama Bulog tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Program ini digelar sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung stabilitas harga pangan.
Dalam GPM tersebut, masyarakat dapat membeli beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp56.500 per karung. Stok yang disediakan sebanyak 420 karung atau setara dengan 2,1 ton.Tingginya antusiasme warga membuat seluruh persediaan beras tersebut habis terjual sekitar pukul 10.30 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Belakang Padang AKP Rio Ardian, S.H., M.H., dan diikuti personel Polsek Belakang Padang bersama masyarakat setempat.
Kapolsek Belakang Padang AKP Rio Ardian mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk sinergi Polri dan Bulog dalam memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergitas untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas harga beras,” ujar Rio.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kestabilan harga bahan pokok serta mendukung pengendalian inflasi.
Respons positif juga ditunjukkan masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Warga berharap Gerakan Pangan Murah dapat digelar secara rutin sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kecamatan Belakang Padang.
(Izazat karunia)




