📈 SAHAM
BBCA 9.125 ▲ 1,10%
BBRI 4.120 ▲ 0,85%
BMRI 5.875 ▲ 1,03%
TLKM 2.850 ▼ 0,35%
ASII 4.760 ▲ 0,42%
GOTO 72 ▲ 2,86%
ANTM 3.250 ▼ 0,61%
BBNI 5.100 ▲ 0,59%
ICBP 11.450 ▲ 0,22%
UNVR 1.845 ▼ 0,80%
BBCA 9.125 ▲ 1,10%
BBRI 4.120 ▲ 0,85%
BMRI 5.875 ▲ 1,03%
TLKM 2.850 ▼ 0,35%
Berita Terkini Update otomatis setiap 10 menit
Memuat berita terbaru...

Rupiah Hari Ini Bergerak Tipis di Sekitar Rp17.670 per Dolar AS

 Jakarta, Chansmedia.net-

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak terbatas pada perdagangan Selasa, 15 September 2026. Mata uang Garuda berada di kisaran Rp17.660 hingga Rp17.680 per dolar AS pada awal perdagangan.

Berdasarkan data pasar yang dihimpun sejumlah media ekonomi, rupiah dibuka di sekitar level Rp17.668–Rp17.670 per dolar AS. Posisi tersebut hanya berubah tipis dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Rupiah Bergerak Fluktuatif

Dilaporkan rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa melemah tipis 1 poin atau sekitar 0,01 persen ke level Rp17.670 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp17.669.

Sementara itu, data pasar lainnya menunjukkan rupiah sempat bergerak di kisaran Rp17.636 hingga Rp17.679 per dolar AS. Perbedaan angka tersebut dapat terjadi karena waktu pengambilan data dan pergerakan pasar valuta asing yang berlangsung secara real-time.

Pergantian Menteri Keuangan Menjadi Perhatian Pasar

Pergerakan rupiah hari ini berlangsung setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Sejumlah analis menilai pergantian tersebut menjadi salah satu sentimen yang diperhatikan pelaku pasar. Suahasil diharapkan dapat menjaga kredibilitas pengelolaan fiskal, stabilitas anggaran, serta kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.

Analis juga memperkirakan rupiah masih berpeluang bergerak di rentang Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS, meskipun arah pergerakannya tetap dipengaruhi sentimen global dan kondisi pasar keuangan.

Pasar Masih Mencermati Sentimen Global

Selain faktor domestik, pelaku pasar masih mencermati perkembangan ekonomi global, pergerakan dolar AS, harga minyak, imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta arah kebijakan bank sentral utama dunia.

Kondisi tersebut membuat pergerakan rupiah berpotensi berubah sepanjang sesi perdagangan. Karena itu, angka kurs pada pagi hari tidak selalu sama dengan posisi rupiah pada penutupan pasar.

Masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan transaksi dolar AS disarankan memeriksa kurs terbaru melalui bank atau penyedia layanan valuta asing sebelum melakukan transaksi.

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال