Tegal, Chansmedia.net –
Kegiatan yang digagas oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi ekonomi dan keuangan sejak dini melalui lingkungan pendidikan. Para peserta dibekali pengetahuan mengenai ciri-ciri keaslian uang rupiah, pentingnya menjaga dan merawat rupiah, serta peran strategis masyarakat dalam mendukung stabilitas sistem pembayaran nasional.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah di tujuh kabupaten/kota se-Karesidenan Pekalongan yang telah terjalin sejak tahun 2025. Kolaborasi tersebut difokuskan pada peningkatan literasi masyarakat terkait rupiah dan sistem pembayaran yang semakin berkembang di era digital.
“Melalui sinergi yang telah dibangun, sekolah-sekolah di wilayah Karesidenan Pekalongan akan mulai mengimplementasikan integrasi materi Peduli Inflasi, Pelindungan Konsumen, dan Cinta, Bangga, Paham Rupiah pada Tahun Pelajaran 2026/2027,” ujar Bimala.
Menurutnya, peran guru sangat penting dalam menyampaikan pemahaman ekonomi kepada generasi muda. Oleh karena itu, para pendidik tidak hanya diposisikan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai edukator dan mitra komunikasi kebijakan yang mampu menjembatani informasi kepada peserta didik secara efektif dan berkelanjutan.
Melalui program ini, diharapkan para guru dapat menanamkan kesadaran kepada siswa mengenai pentingnya menjaga stabilitas ekonomi melalui pemahaman terhadap inflasi, meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko transaksi keuangan, serta memperkuat pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai konsumen yang cerdas.
Selain itu, edukasi mengenai rupiah juga menjadi bagian penting dalam membangun rasa cinta terhadap mata uang nasional sebagai simbol kedaulatan negara. Pemahaman tersebut diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk lebih menghargai, menjaga, dan menggunakan rupiah secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ToT CBP Rupiah menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan edukasi ekonomi dan keuangan di lingkungan sekolah. Dengan dukungan para guru sebagai agen perubahan, program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang semakin sadar akan pentingnya literasi ekonomi, pelindungan konsumen, serta pemanfaatan sistem pembayaran yang aman dan bertanggung jawab.



