BAZNAS Tegal Perkuat Kemandirian Mustahik melalui Pelatihan Pengelola Warung Kelontong Program ZMart


Tegal, Chansmedia.net – 

Komitmen dalam memperkuat perekonomian mustahik terus diwujudkan oleh BAZNAS Kabupaten Tegal melalui penyelenggaraan Latihan Dasar Keterampilan (LDK) Pengelola Warung Kelontong Program ZMart. Kegiatan yang berlangsung di Gedung PKK Kabupaten Tegal pada Kamis ini menjadi langkah nyata dalam mencetak pelaku usaha yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.

Pelatihan tersebut menyasar 20 peserta yang terdiri dari pelaku usaha warung kelontong serta santripreneur alumni pondok pesantren yang saat ini mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar madrasah di wilayah masing-masing. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pembekalan yang berfokus pada peningkatan kapasitas usaha, pengelolaan keuangan, hingga strategi pengembangan bisnis ritel skala mikro.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tegal, KH Akhmad Rofiki, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Program ZMart merupakan salah satu program unggulan BAZNAS yang dirancang untuk mendorong transformasi mustahik menjadi pribadi yang mandiri secara ekonomi.

"Program ZMart merupakan salah satu program strategis BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui penguatan usaha riil yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Program ini bukan sekadar memberikan bantuan usaha, melainkan menjadi ikhtiar bersama untuk mengangkat mustahik agar mampu berdaya, berkembang, dan pada akhirnya mandiri," ujar KH Akhmad Rofiki.

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu pilar penting dalam pengelolaan zakat yang produktif. Oleh karena itu, BAZNAS tidak hanya memberikan dukungan modal usaha, tetapi juga membekali para penerima manfaat dengan pengetahuan, keterampilan, serta pendampingan yang berkelanjutan agar usaha yang dijalankan mampu tumbuh secara sehat dan berkesinambungan.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan warung kelontong, memperluas peluang usaha, serta menjadi motor penggerak ekonomi di lingkungan masing-masing. Kehadiran para santripreneur juga diharapkan mampu melahirkan wirausahawan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, amanah, dan keberkahan dalam menjalankan usaha.

Program ZMart menjadi salah satu bentuk implementasi zakat produktif yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi antara pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha, BAZNAS Kabupaten Tegal optimistis semakin banyak mustahik yang mampu naik kelas menjadi pelaku usaha mandiri, bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa mendatang.

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال