Jakarta Selatan,chansmedia.Net –
Proyek galian di Gang Langgar III, Jagakarsa, Jakarta Selatan, jadi sorotan. Sudah hampir 2 minggu berjalan, proyek Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta itu tanpa papan anggaran, tanpa pengawas di lokasi, dan nol keterbukaan informasi publik. Warga resah: uang rakyat dipakai gali apa, berapa anggarannya, siapa kontraktornya, semua gelap.
4 Pelanggaran
1. Tanpa Papan Anggaran
Proyek sudah jalan hampir 2 minggu, tapi papan informasi nihil. Ini melanggar Perpres 16/2018 jo. Perpres 12/2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Pasal 52 tegas: setiap pekerjaan konstruksi wajib pasang papan proyek memuat nama kegiatan, lokasi, nomor kontrak, nilai, waktu pelaksanaan, dan nama kontraktor.
2. Pengawasan Dinas SDA Kosong
Warga menyebut tidak pernah melihat pengawas dari Dinas SDA DKI Jakarta di lokasi sejak alat berat masuk. Padahal sesuai *Pergub DKI No. 57/2022*, setiap proyek SDA wajib ada pengawas lapangan harian. Siapa yang kontrol kualitas dan spek pekerjaan?
3. KIP Dilanggar Total
Keterbukaan informasi publik = nol. Warga tidak tahu ini proyek normalisasi saluran, turap, atau apa. Nilai proyek berapa, sumber APBD atau APBN, masa kerja kapan selesai — semua ditutup. Ini melanggar *UU No. 14 Tahun 2008 tentang KIP*.
4. Potensi Bahaya Warga
Galian di gang sempit tanpa rambu, tanpa garis pengaman. Rumah warga mepet excavator. Kabel listrik semrawut di atas. Jika hujan deras, galian bisa longsor atau banjir lumpur.
KONFIRMASI LAPANGAN
Data geotagging foto menunjukkan:
- *Waktu*: 20 Juni 2026, 15.56 WIB
- *Lokasi*: 98 11 Gang Langgar III, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan
- *Koordinat*: Dekat Taman Spathodea & Puskesmas
- *Alat*: Excavator Komatsu PC78US “Lancar 231”
1. Proyek apa ini? Normalisasi, sodetan, atau turap?
2. Berapa nilai kontrak dan siapa kontraktor pelaksananya?
3. Mengapa tidak ada papan proyek padahal sudah 2 minggu berjalan?
4. Di mana pengawas lapangan Dinas SDA?
5. Kenapa langgar UU KIP


