Cirebon, Chansmedia.net – Kondisi sejumlah ruas jalan utama di Kota Cirebon menjadi sorotan akibat kerusakan yang dinilai semakin mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Salah satu yang paling mendapat perhatian adalah Jalan Wahidin, jalur strategis dengan intensitas lalu lintas tinggi yang setiap harinya dilalui ribuan kendaraan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, permukaan Jalan Wahidin mengalami kerusakan di berbagai titik. Lapisan aspal tampak mengelupas dan membentuk lubang-lubang di badan jalan. Meski sebagian lubang tidak terlalu dalam, kondisinya berpotensi membahayakan pengendara, terutama saat arus kendaraan padat maupun ketika hujan.
Kerusakan tersebut tidak hanya menurunkan kualitas kenyamanan berkendara, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas apabila tidak segera dilakukan penanganan secara menyeluruh. Mengingat Jalan Wahidin merupakan salah satu akses utama di pusat Kota Cirebon, percepatan perbaikan dinilai menjadi kebutuhan yang mendesak.
Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon telah mengusulkan pendanaan kepada pemerintah pusat melalui skema Instruksi Jalan Daerah (IJD).
Kepala DPUTR Kota Cirebon, Rachman Hidayat, mengungkapkan bahwa usulan tersebut mencakup tiga ruas jalan strategis, yakni Jalan Wahidin, Jalan Siliwangi, dan Jalan Rajawali Raya.
Menurutnya, total anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan ketiga ruas jalan tersebut mencapai sekitar Rp21 miliar.
"Keseluruhannya sekitar Rp21 miliar untuk tiga ruas jalan, yaitu Jalan Siliwangi, Jalan Wahidin, dan Jalan Rajawali Raya. Mudah-mudahan ketiganya bisa terakomodasi dan pelaksanaannya dapat dilakukan pada tahun ini," ujar Rachman Hidayat.
Pemerintah Kota Cirebon berharap usulan tersebut dapat memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat sehingga proses perbaikan dapat segera direalisasikan. Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, keselamatan pengguna jalan meningkat, serta mampu mendorong aktivitas ekonomi di Kota Cirebon.



