Kemarau Menggila! Krisis Air Bersih Meluas di Kabupaten Tegal, Lebih dari 52 Ribu Warga Terdampak, PMI Bergerak Cepat


Tegal, Chansmedia.net – Musim kemarau mulai menunjukkan dampak yang semakin serius di Kabupaten Tegal. Krisis air bersih kini meluas dan telah menjangkau sembilan desa yang tersebar di enam kecamatan. Kondisi tersebut memaksa ribuan warga menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Sumur-sumur milik warga dilaporkan mengering, sementara debit sejumlah mata air terus mengalami penurunan akibat minimnya curah hujan. Situasi ini membuat masyarakat harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan pasokan air bagi kebutuhan memasak, mandi, mencuci, hingga air minum.

Di tengah meningkatnya dampak kekeringan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Melalui program distribusi air bersih, puluhan tangki air disalurkan ke wilayah-wilayah terdampak sebagai upaya meringankan beban masyarakat yang mulai kesulitan memperoleh air.

Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, melalui Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto, menyampaikan bahwa hingga Jumat (10/7) pukul 10.00 WIB, tercatat sembilan desa di enam kecamatan mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.

"Jumlah warga yang terdampak mencapai 9.325 kepala keluarga atau sekitar 52.312 jiwa. Kondisi ini terus kami pantau karena potensi wilayah terdampak masih bisa bertambah apabila musim kemarau berlangsung lebih lama," ujar Sunarto, Minggu (12/7/2026).

PMI Kabupaten Tegal memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Koordinasi dengan pemerintah daerah, relawan, serta aparat desa juga terus diperkuat agar bantuan dapat tersalurkan secara cepat, merata, dan tepat sasaran.

Meluasnya krisis air bersih ini menjadi peringatan bahwa dampak musim kemarau tidak hanya mengancam sektor pertanian, tetapi juga menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat. 

Diperlukan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, maupun masyarakat, untuk memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi hingga musim penghujan tiba.

PMI juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijaksana dan menghemat pemakaian selama musim kemarau berlangsung, mengingat potensi kekeringan diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال