Batam, Chansmedia.net-
Penguatan ekonomi masyarakat pesisir menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.
Melalui Dinas Perikanan, Pemko Batam menyiapkan Rp3,77 miliar untuk pengadaan alat tangkap, mesin, dan sarana pendukung bagi nelayan skala kecil. Program ini menjadi bagian dari fokus 15 Program Prioritas dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir dan hinterland.
Bantuan tersebut ditargetkan untuk 85 Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan 210 nelayan yang tersebar di Belakang Padang, Bulang, Galang, Nongsa, Sagulung, Bengkong, Sei Beduk, Sekupang, dan Lubuk Baja.
Dukungan yang disiapkan meliputi 1.648 bubu rajungan bento, 90 jaring tenggiri, 200 kg jaring kelong, 5 jaring karang tandi, serta kawat bubu berbagai ukuran.
Selain alat tangkap, nelayan juga akan mendapat 66 mesin tempel, 100 mesin ketinting, dan 8 boat pancung berukuran 24 kaki.
Penyaluran ditargetkan mulai Oktober 2026. Saat ini, proses bantuan memasuki tahap pleno hasil verifikasi dan penetapan calon penerima.
Salah satu persyaratan penerima adalah KUSUKA. Data tersebut menjadi dasar untuk memastikan bantuan sesuai dengan aktivitas, kebutuhan alat tangkap, spesifikasi kapal, dan wilayah tangkap nelayan.
Dengan dukungan yang disesuaikan kebutuhan di lapangan, Pemko Batam mendorong produktivitas, kemampuan produksi, dan kesejahteraan nelayan kecil semakin meningkat.
(Izazat karunia)


