Tegal, Chansmedia.net — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menunjukkan respons cepat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi nelayan perikanan tangkap di wilayah Pantura. Saat meninjau Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tegalsari, Kota Tegal, Gubernur mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan para nelayan dari Kota Tegal maupun Kabupaten Brebes.
Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi didampingi Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. Dialog berlangsung terbuka dan menjadi wadah bagi para nelayan untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang selama ini menghambat aktivitas melaut dan operasional pelabuhan.
Salah satu persoalan utama yang disampaikan nelayan adalah pendangkalan muara sungai yang berdampak pada akses keluar-masuk kapal. Selain itu, nelayan juga mengeluhkan kendala distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya solar, yang menjadi kebutuhan vital bagi aktivitas penangkapan ikan.
Keluhan lain yang turut mengemuka adalah keberadaan bangkai kapal di area kolam pelabuhan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu lalu lintas kapal dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi para pengguna pelabuhan.
Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Ahmad Luthfi langsung mengambil langkah cepat dengan meminta organisasi perangkat daerah terkait segera melakukan pemetaan kebutuhan dan menyusun langkah penanganan yang terukur. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah diminta segera berkoordinasi untuk mempercepat penyelesaian persoalan yang menjadi keluhan nelayan.
Terkait distribusi solar bersubsidi, Gubernur juga melakukan koordinasi dengan Pertamina guna mencari solusi atas berbagai kendala teknis yang terjadi di lapangan, termasuk permasalahan dispenser pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN).
"Kita tidak ingin persoalan yang dihadapi nelayan berlarut-larut. Semua keluhan harus segera ditindaklanjuti agar aktivitas ekonomi masyarakat pesisir tetap berjalan lancar dan produktivitas sektor perikanan terus meningkat," tegas Ahmad Luthfi 23/06/2026.
Langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini mendapat apresiasi dari para nelayan. Mereka berharap berbagai persoalan yang selama ini menjadi hambatan dapat segera terselesaikan sehingga aktivitas melaut dan distribusi hasil tangkapan dapat berlangsung lebih optimal.
Kunjungan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat pesisir, sekaligus memastikan sektor perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah dapat tumbuh secara berkelanjutan.



