Tegal, Chansmedia.net - Kabupaten Tegal menunjukkan perkembangan positif dalam upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TB) paru. Sinergi yang terjalin antara Polres Tegal dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal terbukti mampu meningkatkan penemuan kasus secara signifikan, sekaligus memperkuat langkah penanganan penyakit menular tersebut hingga tingkat desa.
Berdasarkan data Sistem Informasi Tuberkulosis per 17 Juni 2026, jumlah temuan kasus TB paru di Kabupaten Tegal telah mencapai 2.350 kasus. Angka tersebut mengalami peningkatan sebanyak 240 kasus dibandingkan data per 3 Juni 2026 yang tercatat sebanyak 2.110 kasus.
Peningkatan temuan kasus ini menjadi indikator keberhasilan kolaborasi lintas sektor yang selama ini dijalankan. Personel Bhabinkamtibmas bersama petugas puskesmas aktif turun langsung ke masyarakat untuk melakukan edukasi kesehatan, pendataan, pelacakan kontak erat, serta pendekatan humanis kepada warga yang berpotensi terdampak TB paru.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Edi Sucipto, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan jajaran Polres Tegal dalam mendukung program percepatan eliminasi TB paru.
“Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program percepatan eliminasi TB paru di Kabupaten Tegal. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat sangat membantu proses edukasi, pendataan, hingga pelacakan kasus secara lebih cepat dan efektif,” ujar Edi Sucipto, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, keterlibatan aparat kepolisian di tingkat desa mampu memperkuat jangkauan layanan kesehatan, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan.
Pemerintah Kabupaten Tegal terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna mencapai target eliminasi TB paru. Melalui kerja sama yang solid dan berkelanjutan, diharapkan upaya pencegahan, penemuan kasus, serta penanganan pasien dapat berjalan lebih optimal demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas tuberkulosis.



