Tegal, Chansmedia.net – Kondisi ruas Jalan Dukuhturi–Kepandean yang berada di wilayah Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Jalur sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Tegal tersebut disebut telah lama tidak mendapatkan penanganan perbaikan secara menyeluruh.
Berdasarkan pantauan lapangan pada Selasa, 23 Juni 2026, sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kerusakan berat. Lapisan aspal yang sebelumnya menutupi badan jalan kini banyak yang telah terkikis dan hilang, menyisakan permukaan tanah berbatu dengan lubang-lubang cukup dalam. Kondisi terparah berada di kawasan RW 03 Desa Dukuhturi, tepatnya di lingkungan RT 06 hingga RT 09.
Kerusakan yang terjadi tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat musim hujan maupun pada malam hari ketika jarak pandang pengendara terbatas.
Ketua RT 09 RW 03 Desa Dukuhturi, Suharjo, mengungkapkan bahwa masyarakat telah berulang kali menyampaikan usulan perbaikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun hingga saat ini, aspirasi tersebut belum membuahkan hasil berupa realisasi pembangunan di lapangan.
“Sudah berkali-kali kami mengusulkan perbaikan melalui Musrenbang, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Padahal kondisi jalan semakin rusak dan beberapa kali menyebabkan pengendara mengalami kecelakaan,” ujarnya.
Menurut warga, ruas Jalan Dukuhturi–Kepandean memiliki peran penting sebagai jalur penghubung aktivitas masyarakat, baik untuk mobilitas warga, distribusi hasil usaha, maupun akses pendidikan dan pelayanan publik. Karena itu, keberadaan infrastruktur jalan yang layak dinilai sangat vital bagi kelancaran aktivitas sehari-hari.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Tegal segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut dengan melakukan perbaikan maupun peningkatan kualitas infrastruktur secara menyeluruh. Langkah tersebut dinilai penting guna menjamin keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kelancaran mobilitas warga di wilayah Kecamatan Dukuhturi.
Dengan kondisi kerusakan yang terus memburuk, warga berharap aspirasi yang selama ini disampaikan tidak lagi sekadar menjadi usulan tahunan, melainkan dapat diwujudkan dalam bentuk program pembangunan yang nyata dan tepat sasaran.



