1.025 Mahasiswa UPS Tegal Siap Mengabdi di 70 Desa, Rektor: Jadilah Agen Perubahan yang Membawa Inovasi untuk Negeri

Tegal, Chansmedia.net - Universitas Pancasakti (UPS) Tegal kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. 

Sebanyak 1.025 mahasiswa resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Bina Desa Sakti (BDS) Tahun 2026, yang akan dilaksanakan di 70 desa yang tersebar di sembilan kabupaten, yakni Purworejo, Indramayu, Cirebon, Wonosobo, Tegal, Brebes, Kebumen, Pemalang, dan Ngawi.

Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Taufiqulloh, M.Hum., yang berpesan agar para mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui inovasi, kolaborasi, dan semangat pengabdian.

Dalam sambutannya, Prof. Taufiqulloh menegaskan bahwa KKN merupakan momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah menjadi karya dan aksi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif. Kehadiran mereka di tengah masyarakat harus membawa manfaat yang nyata sekaligus menjadi cerminan slogan Universitas Pancasakti Tegal, yakni Inovatif, Adaptif, Global," tegasnya.

Ia menjelaskan, seluruh program kerja mahasiswa diarahkan untuk memperkuat lima pilar utama pembangunan desa, meliputi sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, serta penguatan jati diri dan karakter masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat memperoleh pengetahuan baru dan merasakan manfaat yang berkelanjutan setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdiannya.

Prof. Taufiqulloh juga mendorong mahasiswa agar mampu mengikuti perkembangan zaman dengan menghadirkan inovasi berbasis teknologi. Salah satunya melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat di berbagai bidang.

Mahasiswa yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi diharapkan dapat mengenalkan penggunaan kecerdasan buatan secara bijak dan produktif, sehingga masyarakat semakin siap menghadapi tantangan era digital sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat lokal maupun global.

Melalui Program Bina Desa Sakti 2026 ini, UPS Tegal berharap kehadiran mahasiswa mampu menjadi penggerak lahirnya desa-desa yang lebih mandiri, inovatif, serta berdaya saing, sekaligus mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال