Macet Cirebon Imur Makin Menggila, PEMKAB Siapkan 4 Jalur Alternatif Hingga Wacana FLYOVER

Cirebon, Chansmedia.net 

Persoalan kemacetan yang semakin terasa di wilayah Cirebon Timur, khususnya Kecamatan Ciledug dan kawasan sekitarnya, mulai mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Sejumlah langkah strategis disiapkan untuk mengurai kepadatan arus kendaraan yang terus meningkat.

Mulai dari pengembangan empat jalur alternatif, pembangunan jalan tembus menuju kawasan industri, hingga usulan pembangunan flyover sebagai solusi jangka panjang.

Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas dan Pembahasan Permasalahan Lalu Lintas Wilayah Ciledug–Pabuaran–Waled yang berlangsung di Aula Desa Cibogo, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Forum Kuwu, pelaku usaha, serta sejumlah perwakilan instansi yang berada di wilayah Kecamatan Waled dan Pabuaran.

Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Dara Darmanto, menilai persoalan kemacetan di wilayah Cirebon Timur tidak lagi cukup diselesaikan melalui langkah-langkah sementara.

Menurutnya, peningkatan kapasitas infrastruktur jalan harus berjalan beriringan dengan kolaborasi lintas sektor agar persoalan lalu lintas dapat ditangani secara lebih komprehensif.

“Kemacetan di Cirebon Timur sudah harus ditangani secara serius melalui pembangunan infrastruktur dan sinergi semua pihak,” ujar Dara.

Dara menjelaskan, perkembangan kawasan industri di wilayah Ciledug memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama melalui terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya aktivitas ekonomi.

Namun di sisi lain, pertumbuhan kawasan industri juga berbanding lurus dengan meningkatnya mobilitas kendaraan. Kondisi tersebut semakin terasa pada jam-jam sibuk, terutama saat pekerja berangkat dan pulang kerja.

Karena itu, pengembangan jaringan jalan alternatif dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mendistribusikan beban lalu lintas agar tidak terpusat pada ruas-ruas tertentu.

Selain pengembangan empat jalur alternatif, pembangunan jalan tembus menuju kawasan industri turut menjadi salah satu opsi yang dibahas. 

Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjadi jalur pendukung bagi kendaraan sehingga kepadatan di jalur utama dapat ditekan.

Sementara itu, pembangunan flyover dipandang sebagai opsi jangka panjang untuk mengatasi titik-titik kemacetan yang memiliki tingkat kepadatan tinggi.

Pembahasan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah desa, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dengan perencanaan yang matang dan sinergi lintas sektor, penanganan kemacetan di Cirebon Timur diharapkan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi mampu menjadi bagian dari penataan sistem transportasi yang berkelanjutan seiring pesatnya perkembangan kawasan industri dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال