Brebes, Chansmedia.net
Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Tanjung, Kabupaten Brebes, ketika seorang pengendara sepeda motor menabrak bagian belakang mobil boks yang tengah berhenti di depan sebuah minimarket.
Benturan keras mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui mengendarai sepeda motor bernomor polisi G 4251 DJ. Hingga proses penanganan berlangsung, identitas korban belum diketahui. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Mutiara Bunda untuk menjalani proses identifikasi.
Pengemudi mobil boks berinisial AFS (37) mengatakan, kendaraan yang dikemudikannya berhenti sementara di depan minimarket karena menunggu kernet mengisi saldo kartu uang elektronik untuk kebutuhan perjalanan.
“Saya berhenti di depan minimarket menunggu kenek saya yang sedang mengisi e-toll di Alfamart. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras dari belakang mobil.
Setelah saya turun untuk mengecek, ternyata sudah ada orang di belakang mobil,” ujar AFS.
Mobil boks tersebut diketahui membawa muatan daging ayam beku (frozen) dari Kudus menuju Karawang. Menurut keterangan pengemudi, kendaraan hanya berhenti sementara untuk keperluan pengisian saldo sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Sementara itu, saksi mata bernama Catur (29) menuturkan, mobil boks tersebut sudah berhenti beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi.
"Mobil boks sedang berhenti. Beberapa saat kemudian terdengar benturan keras. Saya melihat helm korban terlepas dan terlempar cukup jauh. Saat saya mendekat, korban sudah berada di kolong bagian belakang mobil boks,” ujar Catur.
Mendapat laporan kejadian, petugas Pos Laka Tanjung Satlantas Polres Brebes segera mendatangi lokasi.
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kepadatan di sekitar lokasi kecelakaan.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Mutiara Bunda untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan, termasuk memastikan identitas korban.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi lalu lintas, khususnya ketika melintas di jalur Pantura yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi.
sumber : raimas86.net


