Tegal, Chansmedia.net – Musibah datang tanpa diduga. Sebuah rumah milik Murningsih, warga Desa Kedungsukun RT 09/RW 02, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, ambruk akibat kondisi bangunan yang telah lapuk dan rapuh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kejadian itu menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp10 juta.
Merespons musibah tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak. Bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak korban sekaligus meringankan beban yang harus ditanggung pascakejadian.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, melalui Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto, menyampaikan bahwa bantuan diprioritaskan bagi korban yang mengalami kerusakan rumah paling parah.
"Nilainya mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan kerugian yang dialami korban. Namun kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian PMI kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah," ujar Sunarto.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, PMI Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp1 juta serta paket sembako kepada Murningsih. Penyerahan bantuan turut disaksikan oleh perangkat Desa Kedungsukun sebagai bentuk sinergi antara PMI dan pemerintah desa dalam penanganan warga terdampak bencana.
PMI Kabupaten Tegal menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat pada setiap situasi darurat maupun bencana kemanusiaan. Kehadiran relawan dan bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi korban untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitasnya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi bangunan yang telah berusia tua dan mengalami kerusakan. Pemeriksaan berkala terhadap struktur rumah menjadi langkah preventif guna meminimalkan risiko terjadinya musibah serupa di kemudian hari.



