📈 SAHAM
BBCA 9.125 ▲ 1,10%
BBRI 4.120 ▲ 0,85%
BMRI 5.875 ▲ 1,03%
TLKM 2.850 ▼ 0,35%
ASII 4.760 ▲ 0,42%
GOTO 72 ▲ 2,86%
ANTM 3.250 ▼ 0,61%
BBNI 5.100 ▲ 0,59%
ICBP 11.450 ▲ 0,22%
UNVR 1.845 ▼ 0,80%
BBCA 9.125 ▲ 1,10%
BBRI 4.120 ▲ 0,85%
BMRI 5.875 ▲ 1,03%
TLKM 2.850 ▼ 0,35%

Berseri 1 : Perjalanan Makassar–Toraja, Menyusuri Lumbung Padi Sidrap hingga Pegunungan Enrekang



Makassar–Toraja, Chansmedia.net — 

Perjalanan dari Makassar menuju Tana Toraja menjadi pengalaman tersendiri ketika dilakukan bersama keluarga. Jarak yang cukup jauh dan perjalanan yang panjang justru memberikan kesempatan untuk menikmati beragam pemandangan alam serta kehidupan masyarakat Sulawesi Selatan.

Rombongan meninggalkan Kota Makassar pada pukul 00.06 WITA dari kawasan Jalan Andi Jemma. Perjalanan kemudian dilanjutkan melalui Jalan Pangeran Pettarani dan memasuki jalur tol menuju kawasan perbatasan Maros.

Mobil melaju dengan kecepatan sekitar 70–80 kilometer per jam. Suasana perjalanan yang relatif tenang membuat rombongan dapat menikmati perjalanan sebelum memasuki wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang atau Sidrap.

Sekitar pukul 11.00 WITA, rombongan tiba di Kota Sidrap. Daerah ini dikenal sebagai salah satu kawasan pertanian penting di Sulawesi Selatan dan kerap disebut sebagai salah satu lumbung padi. Selain pertanian, Sidrap juga dikenal sebagai salah satu sentra peternakan, termasuk produksi telur dan ayam potong.

Setelah beristirahat sejenak, perjalanan kembali dilanjutkan menuju kawasan pegunungan Toraja.

Menikmati Pegunungan Enrekang

Memasuki wilayah Enrekang, suasana perjalanan mulai berubah. Hamparan jalan yang sebelumnya didominasi kawasan perkotaan dan pedesaan perlahan berganti dengan pemandangan pegunungan.

Udara pun terasa semakin sejuk. Rombongan kemudian singgah di kawasan Gunung Boto Kabobong untuk beristirahat sekaligus menikmati panorama alam.

Di tempat tersebut, perjalanan terasa bukan sekadar berpindah dari satu daerah ke daerah lain. Ada kesempatan untuk berhenti sejenak, menikmati udara pegunungan dan mengagumi keindahan alam yang terbentang di hadapan mata.

Setelah puas menikmati pemandangan, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Toraja.

Disambut Azan Magrib di Tanah Toraja

Menjelang malam, rombongan memasuki kawasan Toraja. Pegunungan, lembah dan udara sejuk menjadi pemandangan yang terus menemani perjalanan.

Ketika tiba di Toraja, suara azan Magrib terdengar menyambut kedatangan rombongan. Setelah menempuh perjalanan panjang, suasana tersebut memberikan kesan tersendiri.

Perjalanan tidak hanya menjadi kesempatan untuk menikmati keindahan alam, tetapi juga menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan dan kesempatan berkumpul bersama keluarga.

Menjelang waktu salat Isya, rombongan akhirnya tiba di Sugi House Villa Toraja untuk beristirahat.

Namun, perjalanan belum selesai.

Keesokan harinya, rombongan telah menyiapkan perjalanan berikutnya menuju kawasan pegunungan yang dikenal dengan panorama Negeri di Atas Awan.


(samsul hadi)


Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال