Pekerjaan galian pipa gas dalam rangka Proyek Strategi Nasional (PSN) Pipa Transmisi Gas Bumi Dumai–Sei Mangkei (Dusem) di sepanjang Jalan Lintas Sumatera wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara, kembali menuai protes dari masyarakat. pasalnya kondisi bekas galian di sejumlah titik membahayakan pengguna jalan. 1/8/26
Keluhan tersebut itu muncul karena hasil penimbunan bekas galian dinilai belum rata, beda tinggi antara badan jalan dan bahu jalan. Selain itu, minimnya rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi pekerjaan. Mereka.
Salah satu warga yang tidak mau di tulis namanya mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Menurutnya, permukaan jalan yang belum rata, rambu-rambu keselamatan gadi sejumlah titik juga dinilai belum memadai.
Proyek Strategi Nasional dengan nilai investasi sekitar Rp6,6 triliun. Proyek ini membangun jaringan pipa gas sepanjang kurang lebih 541 kilometer yang menghubungkan Sumatera Utara hingga Riau.
Khusus untuk pengerjaan Segmen II yang membentang dari Stasiun Labuhan Batu hingga Fasilitas Duri, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,1 triliun yang bersumber dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui skema tahun jamak (multiyears) 2025–2027. Secara keseluruhan, proyek ini didanai melalui APBN/PNBP sebagai belanja modal infrastruktur.
Masyarakat berharap pihak pelaksana menimbum bekas galian dengan merata .
(Datuk S)


