SURABAYA, CHANSMEDIA.NET
Pemerintah Kota Surabaya resmi meluncurkan armada bus listrik otonom (driverless) terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memperluas jangkauan transportasi publik ramah lingkungan. Peluncuran ini menjadi langkah konkret menuju target Net Zero Emission sektor transportasi perkotaan di Indonesia pada 2030.
Inovasi Transportasi Cerdas dan Hijau
Uji coba publik yang dimulai hari ini mencakup rute koridor utama Pusat Kota hingga Wilayah Timur Surabaya. Setiap unit bus dilengkapi dengan sensor LiDAR, kamera pemantau 360 derajat, serta integrasi sistem navigasi real-time untuk menjamin keamanan penumpang dan efisiensi lalu lintas.
Fakta Kunci Peluncuran Bus Listrik 2026
- Jumlah Armada : 15 unit bus listrik otonom tahap pertama.
- Kapasitas : 45 penumpang per bus dengan aksesibilitas penuh untuk disabilitas.
- Fitur Utama : Integrasi pembayaran nirkontak (contactless), Wi-Fi 6 gratis, dan aplikasi pemantauan rute real-time.
- Pengurangan Emisi : Diperkirakan menekan emisi karbon hingga 35% di koridor utama.
Wali Kota Surabaya menyampaikan bahwa integrasi teknologi otonom ini bukan hanya solusi mengurai kemacetan, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem kota cerdas (smart city) yang berkelanjutan. Masyarakat dapat menikmati layanan ini secara gratis selama masa sosialisasi hingga akhir September 2026.
red/tim


