📈 SAHAM
BBCA 9.125 ▲ 1,10%
BBRI 4.120 ▲ 0,85%
BMRI 5.875 ▲ 1,03%
TLKM 2.850 ▼ 0,35%
ASII 4.760 ▲ 0,42%
GOTO 72 ▲ 2,86%
ANTM 3.250 ▼ 0,61%
BBNI 5.100 ▲ 0,59%
ICBP 11.450 ▲ 0,22%
UNVR 1.845 ▼ 0,80%
BBCA 9.125 ▲ 1,10%
BBRI 4.120 ▲ 0,85%
BMRI 5.875 ▲ 1,03%
TLKM 2.850 ▼ 0,35%

Target Ekonomi 6%, BPP KAPMI: Pemerintah dan Swasta Harus Kompak.


JAKARTA, CHANSMEDIA.NET

BPP KAPMI menilai target pertumbuhan ekonomi 6% di RAPBN 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto adalah target optimis yang realistis. Tapi untuk mencapainya, pemerintah tidak bisa jalan sendiri.

Bendahara Umum BPP KAPMI Alya Cahya menyebut kunci ada di 2 hal: keberanian investasi dunia usaha dan daya gerak UMKM.

“5,29% di Q2-2026 itu fondasi kita. Untuk naik ke 6%, mesinnya harus dinyalakan. Mesin itu namanya investasi swasta, industri, ekspor, dan 64 juta UMKM. Pemerintah cukup pastikan 3 hal: hukum pasti, birokrasi cepat, infrastruktur siap,” kata Alya usai Paripurna DPR RI, Jumat, (14/8/2026).

Dalam Nota Keuangan 2027, pemerintah pasang target inflasi 2,5%, kurs Rp17.500, dan defisit 2,4% dari PDB. Dengan belanja negara Rp4.097,2 T dan pendapatan Rp3.426 T, Alya mengingatkan agar APBN fokus ke hal yang berdampak langsung.

“Fiskal harus sehat, tapi jangan salah diet. Potong yang tidak perlu. Lindungi anggaran untuk pangan, energi, pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja. Karena ujungnya cuma satu: rakyat harus merasakan,” tegasnya.

BPP KAPMI mendukung 8 prioritas pemerintah. Namun Alya menekankan soal eksekusi.
“Pangan harus bikin petani untung. Hilirisasi harus bikin pabrik baru. Perumahan harus bikin KPR makin mudah. Kalau 8 prioritas ini dieksekusi benar, 6% bukan mimpi,” pungkasnya.

BPP KAPMI siap jadi jembatan antara pemerintah dan pengusaha muda untuk mengawal target tersebut.

(Bonan Hermawan)

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال