📈 SAHAM
BBCA 9.125 ▲ 1,10%
BBRI 4.120 ▲ 0,85%
BMRI 5.875 ▲ 1,03%
TLKM 2.850 ▼ 0,35%
ASII 4.760 ▲ 0,42%
GOTO 72 ▲ 2,86%
ANTM 3.250 ▼ 0,61%
BBNI 5.100 ▲ 0,59%
ICBP 11.450 ▲ 0,22%
UNVR 1.845 ▼ 0,80%
BBCA 9.125 ▲ 1,10%
BBRI 4.120 ▲ 0,85%
BMRI 5.875 ▲ 1,03%
TLKM 2.850 ▼ 0,35%

Pasien Lansia Dibawa ke Puskesmas Belakang Padang Dini Hari, Dokter Jaga Disebut Tak Berada di Tempat


Belakang Padang (batam), Chansmedia.net 

Pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Belakang Padang menjadi perhatian setelah seorang pasien lanjut usia, Mulyati (68), dibawa keluarganya ke fasilitas kesehatan tersebut pada Jumat (14/8/2026) dini hari.

Mulyati dibawa ke puskesmas setelah mengalami kondisi tubuh menggigil dan lemah. Keluarga berharap pasien dapat segera diperiksa dan memperoleh penanganan medis.

Salah seorang keluarga pasien, Yusuf, mengatakan saat tiba di ruang Unit Gawat Darurat (UGD), pihaknya mendapati dua orang perawat sedang bertugas. Keluarga kemudian menanyakan keberadaan dokter yang bertugas pada malam hari.

Menurut Yusuf, pihak keluarga mendapat penjelasan bahwa dokter tidak berada di lokasi saat itu dan dapat dihubungi apabila diperlukan.

“Katanya dokter tidak ada yang jaga malam karena banyak kegiatan di Batam pada pagi harinya,” ujar Yusuf.

Menurut keterangan yang diterima keluarga, UPT Puskesmas Belakang Padang memiliki lima orang dokter. Empat dokter bertugas pada pelayanan pagi, sedangkan satu dokter diperuntukkan untuk pelayanan malam.

Namun, ketika Mulyati datang, dokter yang disebut diperuntukkan untuk pelayanan malam tersebut tidak berada di lokasi. Keluarga kemudian tetap meminta agar Mulyati diperiksa. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, pasien diberikan obat demam, obat lambung, dan vitamin.

Karena masih mengkhawatirkan kondisi pasien, keluarga kemudian meminta agar Mulyati mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.

Atas permintaan keluarga, pihak puskesmas kemudian membuatkan surat rujukan ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut di poli penyakit dalam.

Pemko batam minta informasi ditindaklanjuti informasi mengenai pelayanan dokter pada malam hari tersebut kemudian dikonfirmasi kepada Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah.

Konfirmasi dilakukan untuk memperoleh penjelasan mengenai mekanisme pelayanan dokter di UPT Puskesmas Belakang Padang, khususnya bagi pasien yang datang pada malam hari.

Firmansyah mengatakan informasi tersebut akan diteruskan kepada Dinas Kesehatan Kota Batam untuk ditindaklanjuti.

“Terima kasih infonya dan akan ditegur Kadiskesnya. Semoga orang tuanya diangkat penyakitnya dan diberikan kesembuhan yang terbaik dari Allah SWT,” ujar Firmansyah melalui pesan WhatsApp.

Terpisah, Kepala Bidang pada Dinas Kesehatan Kota Batam, Heri, juga memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut.

“Terima kasih informasinya Pak, segera kami tindak lanjuti,” kata Heri.

Puskesmas jelaskan keterbatasan dokter sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Belakang Padang, Syamsurijal, memberikan penjelasan mengenai kondisi tenaga dokter dan pola pelayanan di fasilitas kesehatan tersebut.

Syamsurijal mengakui pihaknya masih menghadapi keterbatasan tenaga dokter untuk pelayanan malam.

Menurut dia, kondisi tersebut berkaitan dengan tingginya beban kegiatan pelayanan kesehatan yang harus dilakukan tenaga kesehatan.

“Mohon maaf Pak. Izin Pak, saat ini kita memang masih ada kekurangan tenaga dokter yang jaga malam karena turun ke sekolah-sekolah,” ujar Syamsurijal.

Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan yang dilakukan tenaga kesehatan antara lain pemeriksaan kesehatan anak sekolah, vaksinasi HPV, pemeriksaan hemoglobin (Hb), serta pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri.

Selain kegiatan di sekolah, tenaga kesehatan juga menjalankan pelayanan posyandu lansia, Integrasi Layanan Primer (ILP), serta pemberian vitamin A.

“Jadi bulan Agustus ini memang over beban kerjanya,” katanya.

Syamsurijal mengatakan ketika dokter tidak berada secara langsung di lokasi, petugas yang berjaga di UGD tetap memberikan penanganan awal sesuai kompetensi.

Apabila terdapat pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut atau dalam kondisi kegawatdaruratan, petugas disebut akan menghubungi dokter untuk mendapatkan konsultasi medis.

“Tapi setiap petugas yang jaga itu kan sudah dibekali keilmuan medis. Kalau ada pasien emergency, mereka selalu langsung menghubungi dokter untuk konsul,” ujarnya.

Ia menegaskan pelayanan UGD tetap tersedia dan petugas tetap berada di lokasi.

“Petugas UGD itu yang tidak boleh kosong,” kata Syamsurijal.

Selain tenaga kesehatan, pihak puskesmas juga menyatakan sarana transportasi untuk kebutuhan rujukan tetap tersedia.

“Alhamdulillah kita selalu ada petugas 24 jam yang bertugas. Sopir dan boat selalu siap jemput antar jam berapa pun,” ujarnya.

Mekanisme dokter on call perlu diperjelas peristiwa tersebut menjadi perhatian karena menyangkut akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pada malam hari di wilayah hinterland Batam.

Dari keterangan keluarga pasien, dokter tidak berada di lokasi ketika Mulyati datang untuk mendapatkan pelayanan. Sementara pihak Puskesmas Belakang Padang menjelaskan bahwa keterbatasan tenaga dokter berkaitan dengan tingginya beban kegiatan pelayanan kesehatan, termasuk kegiatan lapangan pada siang hari.

Pihak puskesmas juga menjelaskan bahwa pelayanan UGD tetap berjalan melalui petugas yang berjaga, sementara dokter dapat dihubungi secara on call apabila diperlukan untuk konsultasi medis.

Perbedaan keterangan tersebut membuat mekanisme pelayanan dokter pada malam hari perlu mendapat penjelasan lebih lanjut dari Dinas Kesehatan Kota Batam, terutama mengenai pola penugasan dokter, mekanisme on call, kewenangan petugas UGD dalam memberikan penanganan awal, serta prosedur yang diterapkan apabila pasien datang dalam kondisi yang membutuhkan pemeriksaan dokter.

Penjelasan dari Dinas Kesehatan penting agar masyarakat mengetahui secara jelas mekanisme pelayanan yang berlaku di UPT Puskesmas Belakang Padang, khususnya pada malam hari.

Hingga berita ini ditulis, Dinas Kesehatan Kota Batam menyatakan informasi tersebut akan ditindaklanjuti.

 

 (izazat  karunia)

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال