Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan PHBN Kecamatan Pagelaran dalam menyambut dan memeriahkan momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Turnamen diikuti oleh 26 peserta yang berasal dari kalangan masyarakat umum.
Pertandingan catur dilaksanakan menggunakan sistem Swiss, sehingga para peserta mendapatkan kesempatan untuk bertanding dalam beberapa babak berdasarkan hasil pertandingan sebelumnya. Sistem tersebut membuat persaingan berlangsung cukup kompetitif karena setiap peserta dituntut untuk mampu mempertahankan konsistensi permainan hingga pertandingan berakhir.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi wadah bagi masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga catur untuk berkumpul dan bersilaturahmi. Permainan catur yang membutuhkan konsentrasi, ketelitian, kesabaran, serta kemampuan membaca strategi lawan membuat pertandingan berlangsung dengan penuh perhitungan.
Setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai, panitia menetapkan para peserta yang berhasil meraih posisi terbaik. Metta Keiko berhasil keluar sebagai Juara 1, kemudian Aldi Berlian menempati posisi Juara 2, sedangkan Nana Suryana berhasil meraih Juara 3.
Para juara mendapatkan apresiasi dari panitia berupa tabanas, piagam, dan papan catur. Sementara itu, peserta yang berhasil menempati peringkat 4 hingga 10 juga mendapatkan apresiasi berupa pengganti transportasi.
Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan panitia kepada peserta yang telah ikut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan. Dengan demikian, penghargaan tidak hanya diberikan kepada tiga peserta yang berada di posisi teratas, tetapi juga kepada peserta lain yang telah berkompetisi hingga akhir.
Depit Apresiasi Antusiasme Peserta Koordinator Lomba Catur PHBN Kecamatan Pagelaran, Deden Pitriansyah atau Depit, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Turnamen Catur PHBN Kecamatan Pagelaran telah selesai dilaksanakan dengan lancar. Kami bersyukur antusiasme peserta cukup baik, dengan total 26 peserta yang mengikuti pertandingan menggunakan sistem Swiss,” ujar Deden.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk menentukan siapa yang menjadi juara. Turnamen juga diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyalurkan minat dan kemampuan di bidang olahraga catur.
Deden juga memberikan ucapan selamat kepada para pemenang dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas.
“Selamat kepada Metta Keiko sebagai juara pertama, Aldi Berlian sebagai juara kedua, dan Nana Suryana sebagai juara ketiga. Terima kasih juga kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan,” katanya.
Dorong kegiatan catur terus berkembang pelaksanaan turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga catur di Kecamatan Pagelaran.
Catur tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga melatih konsentrasi, kesabaran, kemampuan mengambil keputusan, dan membaca strategi. Karena itu, kegiatan seperti turnamen catur dinilai memiliki nilai positif, khususnya dalam memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi masyarakat.
Antusiasme 26 peserta dalam kegiatan ini juga menjadi catatan positif bagi panitia. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat kembali dilaksanakan dengan jumlah peserta yang lebih banyak serta cakupan yang semakin luas.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen, khususnya para peserta yang telah ikut menyemarakkan rangkaian kegiatan PHBN Kecamatan Pagelaran dalam momentum HUT ke-81 Republik Indonesia.



